Format RPP dan Pendekatan CTL

RENCANA PELAKSANAAN PENGAJARAN (RPP)

Nama Sekolah                    : …………………………………………………………….

Mata Pelajaran                  : …………………………………………………………….

Bidang Studi Keahlian  : …………………………………………………………….

Kompetensi Keahlian   : …………………………………………………………….

Kelas / Semester               : …………………………………………………………….

Tahun Pelajaran              : …………………………………………………………….

Alokasi Waktu                   : …………………………………………………………….

I. Standar Kompetensi

-…………………………………………………………….

II. Kompetensi Dasar

- ……………………………………………………………..

III. Indikator

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

IV. Tujuan Pembelajaran

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

V. Materi

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

VI. Kegiatan Belajar Mengajar

A. Kegiatan Awal

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

B. Kegiatan Inti

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

C. Kegiatan Penutup

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

VII. Alat, Bahan, Sumber Belajar

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

VIII. Penilaian

A. Jenis dan Bentuk Tes

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

B. Butir-butir Soal

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

C. Kunci Jawaban

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

- ……………………………………………………………..

Bandung,     ……………. 200….

Mengetahui,

Kepala SMK ……………. Bandung                                Guru Pengajar

(…………………………………..)                                 (…………………………………..)


Informasi penting dalam penyusunan RPP

1.        Standar kompetensi  mengutip dari silabus

2.        KD mengutip dari silabus

3.        Indikator mengutip dari silabus dengan catatan kalau ditemukan dalam silabus kata kerja tidak memenuhi persyaratan yaitu kata kerja operasional, dapat diamati (observable) dan atau dapat diukur (measurable) harus diganti. Contohnya di temukan kata ”memahami” harus diganti dengan kata kerja yang memenuhi pesyaratan ( menyebutkan, menjelaskan, mendeskripsikan, mendefinisikan)

4.        Tujuan pembelajaran (dirumuskan)

Isi  tujuan pembelajaran harus mengacu pada indikator dengan rumusan yang mengandung aspek : A, B, C, D

A   = Audience      yaitu siswa

B   = Behaveour,  yaitu kemampuan yang akan dicapai. contoh:

dapat menjelaskan / menyebutkan  …………

C  =  Condition, yaitu syarat untuk mencapai kemampuan tersebut,

Misalnya :  Melalui diskusi kelompok, ……………..

Setelah mempelajari kompetensi dasar …………….dst

D = Degree,  yaitu tingkatan atau sampai sejauh mana tingkat kemampuan     yang akan dicapai. contoh: .

……………… dengan benar

……………… sesuai prosedur

……………… menurut pendapat ………….

5.        Materi pokok pembelajaran

Materi Pokok Pembelajaran boleh ditulis dengan Materi Ajar atau  Materi Pembelajaran.

Isi dari materi pokok pembelajaran adalah uraian singkat atau pokok-pokok materi yang akan diajarkan

6.        Metode Pembelajaran

Tuliskan metode apa yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Dalam satu kegiatan pembelajaran, bisa mempergunakan berbagai metode yang disesuaikan dengan kebutuhan saat itu.

7.        Kegiatan Pembelajaran.

Dalam kegiatan pembelajaran sebutkan langkah-langkah yang akan ditempuh sesuai dengan metode yang telah ditentukan sebelumnya, dengan memperhatikan bahwa yang  harus ditonjolkan adalah kegiatan belajar siswa atau pengalaman belajar siswa dalam mencapai kompetensi yang diharapkan.

Kegiatan pembelajaran pada dasarnya terdiri dari 3 jenis kegiatan:

a.         Kegiatan awal/pendahuluan, mencakup: pengkondisian kelas, apersepsi dan motivasi

b.         Kegiatan inti, mencakup :  eksplorasi (menggali informasi), elaborasi (mengembangkan dan memperluas informasi), dan konfirmasi (menegaskan kembali materi/informasi yang telah dibahas)

c.         Kegiatan penutup, mencakup:

-        refleksi ( merenungkan dan mengkaji ulang materi yang sudah disampaikan)

-        Menyimpulkan/membuat rangkuman

-        Evaluasi

-        Informasi materi yang akan datang

-        Kalau ada pemberian tugas mandiri  terstruktur atau tugas mandiri tidak terstruktur

8.        Alat/media, bahan dan sumber belajar

-     Alat/media adalah alat yang digunakan pada saat pembelajaran berlangsung

-     Bahan adalah benda atau barang  yang digunakan/dibutuhkan  untuk kegiatan pembelajaran terutama pada saat praktik

-     Sumber belajar adalah berbagai macam sumber/bahan ajar misalnya: buku teks, handout, modul, CD interaktif, transfaransi, software power point dan sebagainya

9.        Penilaian:

Penilaian bisa menggunakan dua jenis penilaian yaitu: Tes dan Non Tes

a.  Penilaian Tes terdiri dari tes tertulis dan tes lisan;

-      Tes tertulis terdiri dari Obyektif Tes dan Uraian

-        Objektif  Tes: Pilihan Ganda (Multiple Choice), Melengkapi /Isian Singkat (Completion), Betul Salah (True False), Menjodohkan (Matching).

-        Bentuk Uraian : Uraian Terbatas dan Uraian Bebas

b.  Penilaian Non Tes terdiri dari:

-      Unjuk Kerja

-      Proyek work

-      Penugasan

-      Portofolio

-      Penilaian diri

-      dll.

Selain jenis dan bentuk penilaian perlu juga dicantumkan butir-butir soal, pedoman penilaian, kunci jawaban,  baik langsung pada RPP maupun terlampir. Maksudnya adalah agar  kita bisa mengukur kesesuaian antara soal dengan materi, tujuan pembelajaran dan indikator .

PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTL

( CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING )

PENGERTIAN

Yang dimaksud dengan Contextual Teaching And Learning (CTL) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menerapkan atau memperhatikan  5 prinsip atau strategi yaitu:

1.         Relating  maksudnya berhubungan dengan kehidupan sehari-hari ( materi yang akan diajarkan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari)

2.         Experiencing maksudnya adalah siswa itu mengalami/melaksanakan sehingga mendapatkan pengalaman belajar.

3.         Applying yaitu menggunakan/menerapkan apa-apa yang telah dikuasai pada saat proses pembelajaran

4.         Cooperating, yaitu melakukan kerjasama dalam belajar atau belajar dalam kelompok

5.         Transferrini, yaitu saling menerima dan memberi pendapat / informasi antar teman belajar.

Adapun implementasi dari pendekatan pembelajaran  CTL harus mencakup 7 unsur penting, yaitu:

1.      Konstruktivisme (membangun/menyusun pemahaman/ konsep-konsep secara bertahap)

Kontrukstivisme à landasan berpikir pendekatan kontekstual, yaitu pengetahuan dibangun sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas mulai konteks yang terbatas dan tidak dengan tiba-tiba. Artinya pengetahuan harus dikontruksi oleh siswa dan memberi makna melalui pengamatan nyata.

2. Questioning (bertanya)

Bertanya (questioning) à pengetahuan yang dimiliki seseorang selalu dimulai dari bertanya karena bertanya merupakan strategi utama pembelajaran yang produktif.

3. Inquiry (menemukan atau mencari untuk mendapatkan informasi)

Menemukan (inquiry) à merupakan bagian inti dari kegiatan pembelajaran kontekstual. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa diharapkan bukan hanya hasil mengingat seperangkat fakta tetapi juga hasil dari menemukan sendiri.

4.      Learning community (Masyarakat/kelompok belajar

Masyarakat belajar (learning community) à)

menyarankan agar hasil pembelajaran diperoleh dari kerjasama dengan orang lain. Hasil belajar didapatkan dari berbagai antar kawan, kelompok, dan antara yang tahu ke yang belum tahu.

5. Modeling (Permodelan)

Permodelan (modeling) à dalam sebuah pembelajaran keterampilan atau pengetahuan tertentu ada model yang bisa ditiru. Model itu, memberi peluang yang besar bagi guru untuk member contoh cara mengerjakan sesuatu, dengan begitu guru memberi model tentang bagaimana belajar.

6. Reflection (Refleksi)

Refleksi à adalah cara bepikir tentang apa yang baru dipelajari atau tentang apa-apa yang sudah kita lakukan di masa lalu. Siswa mengendapkan apa yang telah dipelajarinya sebagai struktur pengetahuan yang baru yang merupakan pengayaan atau revisi dari pengetahuan sebelumnya.

7. Authentic assesment (Penilaian sebenarnya)

Penilaian sebenarnya (authentic assessment) à adalah proses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran belajar siswa. Sebagai perkembangan belajar yang perlu diketahui oleh guru, agar bisa memastikan bahwa siswa mengalami proses pembelajaran yang benar.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: