prinsip korespondensi atom Bohr (JMP)

Nama : Arini Puji Lestari Sukmara

NIM : 208204010

Kelas : Pendidikan Fisika – A

Tugas Resume Jurnal Fisika Modern

Prinsip Koresponden Bohr dan Multiphoton Nature Raleigh Light Scattering

 

Dalam tulisan ini dijelaskan bahwa prinsip koresponden terdiri dari dua pembahasan. Pertama, sudut pandang lingkungan sekeliling dapat dianggap sebagai kumpulan oskilator yang tidak memiliki frekuensi sama, seperti elektron-elektron yang terdapat pada beberapa atom yang berbeda-beda pada materi tersebut dan ditandai dengan seperangkat frekuensinya sendiri. Kedua, lingkungan kuantum dapat dimunculkan sebagai serangkaian sistem dua tingkat, hal ini merupakan frekuensi Bohr dalam batasan luas.

Hukum mekanik klasik yang mendeskripsikan lingkungan dan unsur-unsur dispersinya serta penjabaran radiasi sinar yang berinteraksi dengan lingkungan foton membantu menjelaskan komposisi skala Raleight light scattered.

Korespondensi Bohr menyatakan bahwa mekanika kuantum cocok dengan fisika klasik ketika perbedaan energi antara tingkat-tingkat terkuantisasi sangat kecil. Intensitas komponen anti-Stokes yang diteliti dalam eksperimen yang dibahas jumlahnya lebih kecil daripada substansi Strokes dari indeks refraktif oskilator lingkungan, yang frekuensinya sama dengan frekuensi radiasi insidental . Arah yang berlawanan dari SBS yang dipantulkan karena ketergantungan dispersi dari oskilator lingkungan mengakibatkan radiasi yang  terus mengalir .

Menurut Bohr, radiasi diemisikan oleh atom apabila“loncat” dari keadaan yang energinya lebih tinggi ke keadaan yang energinya lebih rendah Proses “loncat” tidak dapat dijelaskan secara klasik. Di samping itu, menurut prinsip koresponden frekuensi loncat atom dan perubahan frekuensi natural elektron pada lingkungan yang sama, oskilator adalah sama satu sama lain

Frekuensi yang diemisikan dalam proses “loncat” berkaitan dengan perubahan energi atom. Keharmonisan antara oskilator lingkungan yang berbeda frekuensi dan frekuensi loncat Bohr menghasilkan interpretasi susunan mekanisme RLS yang baik.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: